8 Cara Menulis Artikel Agar SEO Friendly

8 Cara Menulis Artikel Agar SEO Friendly
8 Cara Menulis Artikel Agar SEO Friendly

Indonesia-Publisher.id – Untuk para blogger hal yang harus diperhatikan ialah content, karena untuk menulis artikel butuh trik agar cepat terindex oleh mesin pencari dan untuk menulis artikel yang cepat terindex oleh google dibutuhkan, teknik tersendiri agar artikel kita menjadi SEO Friendly, Kali ini admin akan membagikan 8 Cara Untuk Menulis Artikel Agar SEO Friendly Simak Penjelasan dibawah ini..

1. Prioritaskan User Experice

Yang dimaksud dengan User Experience adalah artikel harus dapat dinikmati pembaca/pengunjung sehingga sangat potensial mendatangkan penjualan dan artikel sebisa mungkin disesuaikan dengan kaidah SEO.

Inti dari User Experience (UX) adalah, menyajikan konten dan website yang berkualitas dengan menempatkan pembaca sebagai sasaran utamanya. Makanya se-mastah apapun Anda, jika tidak memperhatikan user experience maka bisa dipastikan pesan yang ingin disampaikan tidak akan maksimal terserap.

NB: Selain kaidah penulisan yang memprioritaskan user experience Anda juga perlu memperhatikan UX secara keseluruhan website.

2. Riset keyword

Yang kedua ini sobat Jobs-Internet harus Riset kata Kunci untuk mendapatkan pengunjung di Google, salah satunya adalah memilih keyword.
Ada baiknya sobat mengukur kemampuan website dan kondisi pesaing. Jika belum siap bersaing dengan web besar tidak ada salahnya mentargetkan keyword yang paling baik dan tertarget.

Misalnya web toko online Anda yang berlokasi di Depok menjual busana muslim, maka beberapa variasi keyword yang bisa diincar:
Jual Busana Muslim di Depok
Jual Promo Gamis Warna Hitam di Depok

Lihat variasi diatas, semakin panjang suatu keyword maka umumnya pengunjung yang masuk akan semakin tertarget dan persainganpun akan semakin mudah. Bukan tidak mungkin, web Anda akan segera menghiasi halaman pertama dan Anda akan dibuat repot orderan.

Nah untuk gambaran mudah mengukur tingkat kesulitan keyword. Anda bisa menganalisa seperti ini:
Jika hasil pencarian sudah ada web besar dan pakai ads, ini dapat dikategorikan keyword susah banget

Jika hasil pencarian sudah tidak ada web besar tapi sudah banyak yang pakai ads, ini dapat dikategorikan keyword susah.

Jika kata kuncinya sangat general (mis. “busana”) ini dapat dikategorikan keyword susah banget

Jika kata kuncinya sangat cukup general (mis. “busana muslim”) ini dapat dikategorikan keyword susah banget

Jika kata kuncinya cukup jelas -mengandung predikat (mis. “jual busana muslim”) ini dapat dikategorikan keyword agak mudah

Jika kata kuncinya cukup jelas -mengandung predikat + keterangan lokasi (mis. “jual busana muslim di kemang”) ini dapat dikategorikan keyword mudah

3. Mainkan Peran Keyword di Judul Artikel

Dibagian Ini, optimasi wajib dilakukan apabila Sobat ingin mudah bersaing di Search Engine Result Page. Pertanyaannya kenapa harus dibagian judul? Secara teknis judul (title) adalah bagian pertama yang di crawl Google untuk menentukan topik suatu artikel. Ibarat sebuah toko yang menjual lampu petromak maka ia harus menulis “Jual lampu petromak” di depan tokonya.

Jika tidak Anda maksimalkan peran keyword dijudul artikel maka sama saja menyuruh pembaca untuk menebak-nebak tema postingan Anda. Dan dalam hal ini, Google dapat disamakan dengan pembaca.

Jika Sudah memainkan peran keyword di judul artikel? Kalau sudah sekarang kita merujuk ke point pertama tadi, prioritaskan User Experience. “mengorbankan user (pembaca) hanya demi mengejar keyword-keyword utama di dalam title postingan”.

Lalu pertanyaan berikutnya, Berapa panjang judul artikel bisa kita buat? Inilah hal yang banyak klien tanyakan, untuk judul usahakan untuk kurang dari 600px. Karena satuannya pixel maka batasan ini tidak baku harus berapa banyak karakter karena tergantung dari jumlah pixel yang dipakai tiap karakter.

4. Tulis Artikel Yang Panjang dan Mendalam

Ingat kata kuncinya “Panjang dan mendalam”, bukan “panjang atau mendalam”. Ini berarti artikel sederhana yang kamu tulis tidak hanya asal panjang tapi juga bermanfaat untuk pembacanya.

Kalau Anda mampu menulis artikel yang panjang dan tetap mengutamakan user experience maka hasilnya akan lebih bagus. Misalnya pageview meningkat, avg time one site meningkat, bounce rate menurun dan sebagainya.

Namun bagaimana apabila Anda bersikeras menulis artikel yang panjang tapi hanya untuk memenuhi target SEO friendly? saya rasa hasilnya tidak akan efektif.

Pembahasan konten yang panjang dan mendalam ini juga dikenal dengan istilah in-depth content.

NB: Hindari penggunaan kalimat atau topik yang tidak perlu hanya untuk mengejar jumlah kata yang banyak. Justru sebaiknya gunakan kalimat yang simpel tertarget dan tidak bertele-tele, agar topik yang anda bahas bisa lebih luas dan padat.

5. Optimalkan Gambar

Bicara optimasi gambar untuk artikel menarik yang seo friendly setidaknya ada dua yang perlu diperhatikan. Pertama orisinalitas gambar dan yang Kedua bagaimana mengenalkan gambar ke mesin pencari Google.

Soal orisinalitas gambar ini termasuk urusan yang sangat sensitif, Google itu maunya gambar yang unik di Google Image. Sehingga google bisa memberikan banyak variasi bagi penggunanya. Jadi untuk yang ngincer trafik dari Google image, pastikan kalian memahami maunya google.

Untuk itu kamu harus memiliki gambar yang unik.

Banyak ide untuk membuat gambar yang dianggap unik, umumnya orang akan mengeditnya menggunakan photoshop, kamu cukup dengan menambahkan kata atau membalik gambar asli. Efisien kan!

Sementara cara yang paling efektif tapi cukup ribet ya bikin foto sendiri.

Selain hal diatas, cara SEO untuk google image tentu alt dan title yang mengandung keywords. Disinilah kita mengenalkan gambar kita kepada Google.

Tips

Resolusi yang tajam dan ukuran gambar lebih besar biasanya menjadi pertimbangan google untuk tampil lebih di prioritaskan di search engine. Usahakan untuk menggunakan gambar dengan ukuran 400px x 600px. Jangan lupa melakukan kompresi file agar tidak memberatkan loading web.

Biasanya, saya menggunakan fitur dari Photoshop yakni “Save for Web”. Dengan fitur ini, kita bisa merubah gambar yang ukurannya sekian MB menjadi puluhan KB tanpa (begitu) merusak resolusi gambar.

6. Internal Link

Internal linking adalah link antar halaman yang ada dalam satu blog/website.

Internal link bukan saja bisa membuat visitor betah, tapi juga bermanfaat buat SEO offpage. Meskipun baik tapi usahakan untuk hanya menggunakan internal link yang berkaitan agar tidak mengganggu visitor. Dengan internal link yang baik web Anda juga akan mendapatkan link juice yang OK OCE.

Dengan internal link, jika salah satu halaman mendapat sebuah backlink, maka 85% power dari backlink tersebut akan mengalir dan terbagi-bagi ke halaman lain yang mendapat link dari halaman tersebut (biasa disebut dengan linkjuice).

7. Gunakan Latent Semantic Index (LSI)

Sebagai penulis online saya yakin setidaknya anda pernah mendengar apa itu LSI / Latent Semantic Index. Anda bisa memanfaatkannya sebagai varasi kata agar tulisan tidak terkesan hambar, namun tetap bisa maksimal dimata Google. Dan bahan dengan memasukkan LSI sebagai variasi kata malah membuat konten semakin relevan.

Sebelum membangun artikel pun ada beberapa parameter yang bisa kita periksa baik sebelum ataupun setelah menulis;

Original konten – Konten yang main ideanya baru dan bahkan menghasilkan sudut pandang baru.
AVG Time On Page – Secara kuantitatif, indikatornya bisa berupa lamanya pengunjung membaca
Topiknya harus bisa direkomendasikan atau sudah teruji. Untuk menguji dan riset topik kita bisa memanfaatkan Buzzsumo

8. Persingkat URL (Permalink)

Sedikit berbeda dengan metode penulisan judul yang selain ada keyword tapi juga sebisa mungkin variatif, untuk optimasi URL atau dikenal juga dengan sebutan Permalink gaya yang bagus bukan yang kaya variasi keyword, melainkan yang mudah dideteksi oleh search engine apa yang menjadi topik utama artikel tersebut.

Nah, pada akhirnya ini lah jawabannya

“Make your page’s URL shor and keyword rich. An industry study found that shorter URLs rank better in Google”

Belum ada penilaian

Rating Artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *